Dihadiri DPD dan DPC hingga Bacakada, Besok PDI Perjuangan Jabar Gelar Rakerda di Cirebon

115
Ilustrasu, pengurus DPD PDI Perjuangan Jabar

Aartreya – Besok, Rabu – Kamis pada tanggal (26-27/6/2024) dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, PDI Perjuangan Jawa Barat akan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Cirebon. Rakerda tersebut, akan diikuti oleh pengurus partai di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, anggota DPRD Jawa Barat, calon anggota legislatif, serta bakal calon kepala daerah PDI Perjuangan.

Agenda utama dari Rakerda tersebut diantaranya pembahasan Pilgub Jabar dan Pilkada Kota/Kabupaten se Jawa Barat. Demikian disampaikan Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jabar, Ketut Sustiawan.

“Dalam Rakerda nanti, akan dibahas isu-isu terkini di Jawa Barat dan menganalisa calon-calon kepala daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” kata Ketut Sustiawan melalui rilis tertulisnya, baru-baru ini.

Ketut berujar, PDI Perjuangan Jabar tengah menggodok sejumlah nama untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2024.

Selain Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono, pihaknya juga menggodok nama lainnya yang mulai muncul akhir-akhir ini, diantaranya eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno hingga Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin.

“Selain kader internal di sosok Ono Surono, muncul nama-nama seperti Susi Pudjiastuti, Sandiaga Uno juga Bey. Melihat ini, berarti kita tidak kekurangan calon pemimpin di Jawa Barat,” ucapnya.

Selain itu, dikemukakan dirinya, terdapat nama-nama lain yang bisa menjadi alternatif untuk bertarung pada kontestasi Pemilihan Gubernur Jawa Barat mendatang.

Diantaranya, mantan Panglima TNI Andika Perkasa, mantan Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan maupun anggota DPR RI terpilih Denny Cagur.

“Jadi kita mencoba untuk menampung aspirasi yang berasal dari DPC-DPC kabupaten/kota se-Jawa Barat,” tukasnya.

Dia melanjutkan, Rakerda PDI Perjuangan Jawa Barat sangat penting guna menentukan langkah partai pasca Pemilihan Presiden 2024. Pasalnya, pilkada bukan sekedar memperebutkan kekuasaan tapi kesejahteraan rakyat merupakan sesuatu yang utama. Meski begitu, diakui Ketut, dalam pilkada ini PDI Perjuangan terbuka untuk membangun kerja sama politik dengan semua partai.

“Jadi bukan sekedar koalisi, PDI Perjuangan ingin kerja sama politik yang dilakukan bermanfaat untuk kesejahteraan rakyat Jawa Barat,” tuntasnya. (Eko Okta)  

SHARE

KOMENTAR