Apa Makna Kemerdekan? Berikut Menurut 3 Kader PDI Perjuangan Kota Bogor

132
Dari kiri ke kanan, Zuhrotussadiah, Beni Sitepu, Ahmad Rifai

KOTA BOGOR - Makna proklamasi kemerdekaan bagi Bangsa Indonesia adalah perlu. Proklamasi kemerdekaan Bangsa Indonesia merupakan tonggak sejarah penting bagi Indonesia. Makna proklamasi kemerdekaan bagi Bangsa Indonesia tak hanya sekadar pengakuan bebasnya Indonesia dari tangan penjajah.

Melalui proklamasi, Indonesia memiliki hak sepenuhnya untuk menentukan nasibnya sendiri. Makna proklamasi kemerdekaan bagi Bangsa Indonesia menjadi awal Indonesia untuk tumbuh, berkembang, dan menyambut kemajuan.

Berikut makna proklamasi kemerdekaan bagi Bangsa Indonesia, dirangkum dari pernyataan kader PDI Perjuangan Kota Bogor.

“Pada 17 Agustus 2022 ini Indonesia sekarang sudah memasuki usianya yang ke-77 tahun. Usia yang sudah terbilang tua tentunya. Kemerdekaan bukan hanya dimaknai dengan lepasnya bangsa Indonesia dari penjajahan bangsa asing. Tetapi, lebih dari itu, kemerdekaan bangsa berarti kemerdekaan pula bagi seluruh rakyatnya, yakni terbebas dari segala bentuk eksploitasi, kebodohan, dan ketidakadilan,” kata Wakil Ketua Baguna PDI Perjuangan Kota Bogor, Ahmad Rifai kepada media online ini, Selasa (16/8/2022).

Ia meneruskan, penjajahan budaya saat ini masih jadi ancaman di Bumi Merah Putih.

“Penjajahan budaya salah satunya. Indikasinya ialah banyak generasi kita yang lebih menyukai budaya barat yang sejatinya bukan budaya ibunya. Jadi kita dijajah lagi. Yang krisis bukan lagi materi, tapi jati diri," tandasnya.

Sementara, Ketua Front Puan Bogor (FPB) Beni Sitepu secara lugas menyampaikan,konstitusi mengatakan bahwa setiap Warga Negara Indonesia mempunyai hak untuk hidup adil dan sejahtera, sebagai prasyarat kemerdekaan seutuhnya.

“Merdeka itu adalah kekuasan untuk menentukan diri sendiri untuk bisa mengembangkan potensi diri.Jadi, ketika rakyat Indonesia belum dapat mengaktualisasikan dirinya sebagai manusia merdeka, maka bangsa Indonesia belum bisa dikatakan merdeka,” ucap Beni.

Apabila kita menginginkan kemerdekaan yang seutuhnya, sambung Beni, yakni pentingnya kedaulatan dalam segala aspek.

“Maka, negara Indonesia mempunyai tanggung jawab penting untuk membuat setiap rakyatnya untuk berdiri di kaki sendiri dan tidak bergantung terhadap bangsa atau pihak lain. Untuk itu, pendidikan adalah alat yang tepat untuk membuat Indonesia menuju kemerdekaan seutuhnya,” imbuh pria yang juga Ketua Ranting Harjasari ini.  

Berbeda dengan Wakil Ketua PAC Bogor Selatan, Zuhrotussadiah. Menurut kader wanita yang akrab disapa Diah tersebut, banyak orang yang masih memaknai kemerdekaan secara seremonial. Memaknai Kemerdekaan seolah hanya dianggap sebagai perayaan setiap setahun sekali pada setiap 17 Agustus. 

"Banyak yang belum sadar, jika merdeka itu harus dipertahankan dengan mengisinya sesuai dengan cita-cita mereka - para pendahulu yang telah berjuang-, yang sudah memperjuangkannya dengan segenap jiwa raga,"ucapnya.

Berangkat dari itu, tutur Diah, makna kemerdekaan harus menyentuh substansinya. 

"Merdeka adalah kebebasan yang terbatas dengan saling menjaga hak-hak orang lain," tuntasnya. (Eko Octa)

 

SHARE

KOMENTAR