Satu Komando dengan Megawati dan Ganjar, Kader PDI Perjuangan Sebut Salam 3 Jari Simbol Jaga Reformasi

159
Atmawirya, Masrinoor dan Sulaeman

Aartreya –  Bertempat di Hall B3-C3 JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (27/11/2023), Ganjar menyampaikan arahan kepada relawan, bahwa saat ini telah memasuki tahapan kampanye. Ganjar meminta relawan untuk terus maju meski adanya halangan. Capres nomor urut 3 ini juga menyampaikan, tidak ada lagi kata mundur, dan akan maju terus. Kalau, dihalangi maju ke depan, tabrak.

Pada waktu dan tempat yang sama, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri turut menyemangti. Ia pun memberi wejangan kepada kader banteng, jika ada pihak-pihak yang baru berkuasa namun bertindak seperti rezim otoriter seperti era orde baru.

Menangapi hal itu, pengurus Ranting Lawanggintung PDI Perjuangan Kota Bogor merespon positif dan satu komando dengan arahan ketua umumnya, Megawati Soekarnoputri.

“Tentu saja kami sebagai pengurus ranting satu komando dan tegak lurus dengan arahan Ibu Megawati Soekarnoputri. Demikian juga Pak Ganjar. Tekad kami bulat, kami sebagai duta pemenangan di lapangan, menyampaikan kepada warga mengajak memilih nomor 3,” kata Wakil Ketua Ranting Lawanggintung, Sulaeman kepada media online ini, pada Selasa (28/11/2024).

Menurutnya, Ganjar adalah sosok penerus Jokowi. Ia disebut inspirasi perjuangan karena bukan berlatarbelakang orde baru.

“Ganjar, bagi kami adalah sosok reformis, bukan orba, dan orang biasa yang memiliki rekam jejak baik serta tidak berlatarbelakang politik dinasti. Itu juga yang menjadi alasan kami, memilih Ganjar. Demikian juga untuk Caleg DPRD Kota Bogor, Dapil Bogor Selatan, kami memilih nomor 3, sama dengan nomor partai. Kenapa? Karena, sama-sama berlatarbelakang biasa dan punya rekam jejak jelas,” tandasnya.

Pernyataan senada disampaikan Wakil Ketua Ranting Lawanggintung PDI Perjuangan, Atmawirya. Secara lugas disampaikan, ia tak silau dengan politik uang atau materi dari para politisi yang tengah maju di perhelatan pemilu 2024.

“Yang terbaik bagi kami adalah orang biasa. Yang memiliki kesetiaan dan kejelasan investasi politik yang konkrit melalui perjalanan waktu, selalu dekat dan membantu masyarakat. Dan, kami tak silau dengan politik uang atau politik pemberian. Bagi kami, mereka yang bermain dengan politik uang atau pemberian, tak beda dengan memainkan politik panjat pinang yang hanya memanjakan sesaat setelah itu melupakan,” tandasnya.

Dan, sambungnya, karena itu dia memilih nomor 3 selaras ungkapan sila ketiga Pancasila, menguatkan persatuan.

“Nomor 3 adalah jawaban untuk bangsa ini. Nomor 3, tak bermental orba, tokoh pejuang reformasi, memiliki isi kepala meski tak berisi isi dompetnya. Karena yang dibutuhkan rakyat adalah pengorbanan, dedikasi dan prestasi yang jelas. Nomor 3, Ganjar Mahfud. Nomor 3, PDI Perjuangan. Serta, nomor 3, calon pejuang rakyat dari dapil terkait,” tandasnya.

Sementara itu, melalui sambungan telepon, pengurus ranting Lawanggintung Masrinoor juga berpendapat serupa.

“Saya pilih nomor 3, Ganjar Mahfud. Kenapa? Karena orang bersih dan bukan orba. Nomor 3, untuk Indonesia esok dan nomor 3 untuk Kota Bogor mendatang,” singkatnya. (Nesto)         

SHARE

KOMENTAR