Ganjar Ajak Relawan Selamatkan Reformasi, Jika Dihalangi Tabrak!

394
Ganjar Pranowo di Jakarta International Expo, Senin (27/11/2023).

Aartreya – Agenda reformasi yang belum tuntas sampai saat ini sejak 1998 harus dikawal dan Pemilihan Presiden (Pilpres) merupakan ajang pertaruhan. Demikian diingatkan calon presiden nomor urut 3 tersebut dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Relawan Ganjar-Mahfud yang dihadiri pimpinan organ relawan pendukung se-Pulau Jawa di Jakarta International Expo, Senin (27/11/2023).

"Mulai besok seluruh kekuatan relawan akan kita optimalkan, dan mulai besok pagi tidak ada lagi kata mundur, kita akan maju terus! Kalau kita dihalangi di depan, kita akan tabrak!" tegas Ganjar.

Para relawan, kata Ganjar, harus menunjukkan bahwa pasangan capres cawapres nomor urut 3 adalah sosok yang bakal menuntaskan agenda Reformasi. Ia meminta pendukungnya untuk bergotong royong mengetuk rumah saudara dan tetangga mereka lalu mengajaknya untuk mengikuti Pemilu 2024.

"Kita yang akan jaga agenda Reformasi akan tercapai pada tujuan. Tidak boleh bengkok kanan kiri, dan kekuatan rakyat akan pastikan lurus ke depan," ujar Ganjar.

Mantan Gubernur Jawa Tengah itu juga menyampaikan tidak bisa lagi diam usai mendengar para kepala desa (kades) di Kabupaten Karanganyar dipanggil oleh Polda Jawa Tengah (Jateng).

"Saya sudah mendapatkan laporan, kades mulai diperiksa. Maaf, maaf. Saya tidak bisa lagi diam," ujar Ganjar.

Ia mengaku sudah mendatangi para kades yang dipanggil itu. Dia ingin klarifikasi terkait alasan pemanggilan itu. Ganjar pun meminta setiap relawan tenang. Dia ingatkan, kader PDI Perjuangan dan PPP yang ada di DPR RI akan melakukan tindakan apabila ada kecurangan dalam ajang Pilpres 2024.

"Bapak, Ibu, tenang, ada kawan-kawan DPR RI yang akan menggunakan seluruh konstitusinya jika pemilu ini tidak jurdil [jujur dan adil]," jelasnya.

Pada kesempatan itu, Ganjar juga meminta setiap relawan pendukungnya untuk selalu waspada dan mengawasi setiap tahapan Pilpres 2024.

"Saya titip betul pada Bapak-Ibu, satu, kita pasang telinga kita, kita buka mata kita, lihat, dengarkan apa yang terjadi di sekitar," tandasnya.

(3. Eko Okta Ariyanto)

SHARE

KOMENTAR